1 Contoh Surat Perjanjian Utang dan Piutang Yang Benar

Contoh surat perjanjian utang – Hallo rakan rakan semua, pada kesempatan ini saya akan menjelaskan dan juga memberikan beberapa contoh surat perjanjing utang dan piutang yang baik dan benar. Dalama berbagai kasuh dan hal bagi pemgguna surat perjanjian ialah suatu yang sangat dibutuhkan di pentingkan.

Bukan hanya untuk sebuah kelompok ataupun perusahaan saja, namun tetapi juga ntuk kepentingan sebuah pribadi ataupun sendiri, anda bias membuat surat perjanjian atas nama sendiri dan untuk keperluan anda sendiri.

Salah satu diantaranya surat perjanjian yang mugkin banyak dipergunakan oleh seseorang ialah sebuah surat hutang dan piutang, surat hutang piutang ini sering banget di pergunakan oleh perusaan ataupun sebuah kelompok. Oklah pada kesempatan ini saya akan memberikan beberapa contoh  surat perjanjian hutang yang benar.

1 Contoh Surat Perjanjian Utang dan Piutang Yang Benar


1 Contoh surat Perjanjian Hutang Piutang Dengan koperasi

Sekarang ini terdapat banyak koperasi yang menyediakan simpan pinjam untuk masyrakat nya ataupun kelompok nya. Jika kalian membutuhkan uang ataupun dana, anda sekarang bias mengambil nya di koperasi yang menyediakan simpan dan pinjaman, yang disitu akan ada sebuah surat perjanjiian dan juga terdapat bunga.

AKTE PERNJANJIAN HUTANG PIUTANG

Yang bertanda tangan dibawah ini :
Joko Susilo, Pimpinan KUD Unit Kecamatan Medan Baru, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama KUD yang selanjut nya disebut sebagai pihak pertama.
Abdul Rozak, Dengan NIK 0972xxxxx, yang beralamat di Jl Perjuangan No, 321, Medan, Yang selanjutnya disebut sebagai pihak kedua.

Isi Dalam Surat Perjanjian

Pasal 1 :
Pihak kedua memimjamkan barang berupa pupuk 100 kg dan benih jagung 100 karung senilai Rp 30.000.000.00 dimana penerimaan barang tersebut, akte ini berlaku pula sebagai tanda terima.

Pasal 2 :
Atas barang tersebut Pihak kedua diwajibkan membayar dengan ansuran setiap bulan sebesar Rp 2.700.000.00 selama 10 bulan dan dengan bunga sebesar 10%

Pasal 3 :
Pihak kedua berjanji akan membayar ansuran atas penerimaan paling lama tanggal 20 termasuk Bungan nya. Jika pehak kedua tidak dapat membayar setiap bulan, maka bunga tetap berlaku.

Pasal 4 :
Bila pihak pertama menyerahkan penagihan pinjaman ini kepada seseorang advokat, kuasa atau pihak pertama terpaksa menyelesaikan pinjaman ini melalui pengadilan negeri atau daerah, maka pihak kedua wajib dan sanggup membayar ganti rugi kepada pihak pertama sebesar 50% dari jumlah uang yang dapat ditarik dari pihak kedua.

Pasal 5 :
Surat penjanjian ini dibuat dan bertanda tangani oleh kedual belah pihak pinjam dan meminjam tanpa adanya paksaan dan dalam keadaan sehat dan sadar.

Medan 1 Januari 2019
Pihak Pertama,

Joko Susilo.
Pihak kedua,

Abdul Rozak.

Saya rasa cukup sampai disini dulu bagaimana penjalsan dan beberapa contoh surat perjanjian hutang piutang yang baik dan benar, jika ada yang ingin disampaikan silahkan berikan komentar dibawah dan tinggalkan sebuah email, untuk saya mengrespons pertanyaan nya.

Previous
Next Post »
0 Komentar